editor Gatut Wijayanto
Agustus 27, 2017
GATUT WIJAYANTO
Nama saya GATUT WIJAYANTO. Saya tinggal di Ds. Tulungrejo. Kec. Pare. Saya sekarang kelas XI - RPL dan sekolah saya di SMK BHAKTI MULIA PARE
FACEBOOK = Gatut Wijayanto
INSTAGRAM = gatut_wijayanto47
Upaya Pengolahan Sampah Di Sekolah
Agustus 27, 2017
Artikel Karya Ilmiah Bertema Sosial
UPAYA PENGOLAHAN SAMPAH DI SEKOLAH
Di sekolah umumnya peserta didik cenderung kurang
perhatian terhadap lingkungan di sekitarnya, Salah satunya terhadap sampah.
Seperti yang kita tahu ada saja peserta didik yang masih sering membuang sampah
sembarangan. Sehingga menyebabkan lingkungan sekolah menjadi kotor akibat
sampah. Oleh karena itu perlu adanya perubahan dalam upaya pemberdayaan sampah.
Sehingga di harapkan masa depan, sekolah selalu bersih, dan tertib dalam
mengolah sampah dengan baik.
Ada beberapa faktor yang membuat peserta didik
membuang sampah sembarangan di sekolah. Yang pertama karena, minimnya
ketersediaan tempat/tong sampah di sekolah. Yang akhirnya membuat siswa menjadi
malas untuk berjalan terlalu jauh untuk mencari tempat sampah. Akhirnya siswa
pun membuang sampah seenaknya.
Yang kedua karena, tempat sampah yang berbabau tidak
sedap, dan tidak sehat. Akhirnya membuat siswa enggan untuk membuang sampah
karena mereka merasa jijik dengan kondisi tempat sampah buruk karena tidak di
kelola dengan baik.
Yang ketiga karena, kurangnya pemahaman serta
kesadaran dari peserta didik tentang budaya membuang sampah di tempatnya.
Tentang apa manfaatnya, serta apa dampaknya jika selalu membuang sapah
sembarangan, dll. Jadi perlu di berikan edukasi tentang penggelolaan sampah
dengan baik.
Sebenarnya jika di teliti sampah tidak hanya sebagai
limbah semata. Akan tetapi jika kita bisa mengolahnya dengan baik, sampah bisa
sangat berguna bagi kehidupan manusia. Di sekolah sendiri perlu di buatkan
konsep perubahan dalam tata kelola sampah, penempatan tempat sampah di sekolah,
serta kebersihan tempat sampah agar terhidar dari penyakit dan abu yang tidak
sedap.
Hal yang harus dilakukan adalah? Pertama, membagi tempat sampah menjadi dua tempat.
Yang pertama tempat sampah yang khusus untuk sampah organik. Yaitu sampah yang
mudah membusuk atau tidak bisa di daur ulang kembali sehingga perlu penangan
khusus untuk memusnahkannya. Tetapi tidak semua sampah organik harus di
musnahkan. Contohnya, kotoran hewan, limbah sayuran, sisa makanan, dll. Limbah
tersebut pun bisa kita manfaatkan untuk pupuk organik, yang dapat membantu
menyuburkan tanaman atau bunga. Dengan cara menimbun limbah organik tersebut di
dalam tanah sampai membusuk, lalu dari hasil pembusukan itulah yang dinamakan
pupuk organik.
Sedangkan satu tempat sampah lagi digunakan untuk
menampung sampah non organik. Yaitu sampah yang bisa di daur ulang dan dapat
digunakan kembali setelah melalui tahapan- tahapan daur ulang. Contohnya,
kaleng, botol plastik, kantong kresek, bungkus makanan baik dari plastik maupun
kertas, serta kertas sisa yang tidak terpakai. Agar selanjutnya bisa
dikumpulkan untuk di daur ulang untuk digunakan kembali.
Yang kedua
adalah, membentuk organisasi khusus sampah di sekolah. Tugasnya yaitu
mengorganisi sampah di setiap kelas agar selalu tertib dalam membuang serta
memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Lalu setiap minggunya diadakan pengumpulan
sampah non organik di setiap kelas ke ruang organisasi sampah, yang selanjutnya
dilakukan penimbangan berat sampah yang sudah di kumpulkan. Nantinya hasil dari
pengumpulan sampah non organik tersebut, akan di tukar dengan uang yang telah
di sepakati sesuai dengan berat per- kilogramnya. Dengan diadakannya sistem
organisasi sampah ini di harapakan bisa membantu kelas dalam pengolahan limbah
sampah, selain itu dari uang yang dihasilkan bisa bermanfaat bagi keuangan
setiap kelas.
Setelah sampah non organik terkumpul setiap minggunya,
maka semua petugas dan anggota dari organisasi sampah harus berkerja sama untuk
menyertorkan ke pengepul rongsokan. untuk dilakukan penimbangan keseluruhan dan
nantinya sampah non organik tersebut akan ditukar dengan uang. Selanjutnya uang
dari hasil penjualan tersebut, bisa di gunakan untuk membeli sampah dari setiap
kelas yang telah menyetorkan sampah ke organisasi. Dan sisanya bisa membantu
keuangan organisasi sampah untuk membeli berbagai fasilitas yang di butuhkan,
tentunya untu menunjang organisasi sampah di sekolah menjadi semakin maju.
Hang Out Place In The Kampoeng Inggris
Agustus 27, 2017
WISATA MENARIK DI SEKITAR KAMPUNG INGGRIS
Bermula dari kebiasaan murid-murid
yang mengikuti kursus bahasa Inggris di Pare. Setiap hari Sabtu dan Minggu itu
seperti wajib hukumya untuk berjalan-jalan. Maklum meraka rata-rata memang
bukan asli orang pare. Sehingga pada saat mereka ada waktu libur kursus mereka
memanfaatkanya untuk berkeliling. Selain untuk istirahat sejenak dari rutinitas
kursus. Pastinya juga sebagai sarana mencari tempat wisata baik wisata kuliner,
taman, area bermain, dll. Biasanya mereka pergi secara rombongan bisa dari
kost2an atau dari tempat kursus. Banyak banget tempat wisata di sekitar Pare
yang sebagian besar cuma ditempuh dengan 1x naik bis atau naik
kereta2an/odong-odong bahkan dengan sepeda ontel. Kalo yang mau rental mobil+sopir
juga bisa, di Pare banyak rental sepeda ontel, mobil dan motor.
1.Taman / tempat bermain sekaligus nongkrong:
1.
GP (Garuda Park) disini tempat andalan anak-anak
muda Pare buat selfi maupun nogkrong terutama pada malam minggu. Biasanya ramai
kumpulan berbagai macam geng motor sesuai dengan clubnya masing-masing. Untuk
kumpul bersama atau sekedar ngopi. Lokasinya persis berada di perempatan dekat
RSUD pare dan juga SMAN 2 PARE.
2.
Alun-alun kota Pare juga bisa buat wisata.
Apalagi bagi yang suka hobi kuline, pastiya kalo malam tidak akan melewatkan
berburu kuliner disini, banyak banget penjual makanan, jajan, warung lesehan,
bahkan cafe. Lokasinya berada di sepanjang jalan di sebelah kiri kantor pos
pare.
3.
Taman Kilisuci selain dekat dengan masjid An-Nur
pare, kita bisa sekalian bersantai sambil bermain di taman ini setelah sholat
di masjid. Selain sejuk, dan nyaman, taman kilisuci juga terdapat arena bermain
untuk anak-anak. Tidak perlu khawatir taman kilisuci juga menyedikan tempat
khusus untuk berburu kuliner. Lokasinya berada di kawasan masjid An-Nur
dekat dengan SMK BHAKTI MULIA PARE.
2. Pemandian atau alam:
1.
Kolam renang AL-Fiil. Lokasinya berada di
pertigaan arah ke lapangan Chanda Birawa . selain berenag bisa juga untuk
fitness.
2.
Goa, Candi, dan Kolam Renang Surowono. Yang
paling terkenal itu goanya. Goanya sempit, cuman cukup 1 badan, jadi maaf
banget buat yang badannya overweight tidak bisa masuk. Dan dari atas goa keluar
airnya. Terkadang kita sampai harus jongkok, saking sempitnya goa bahkan airnya
bisa sampe leher kita. Jangan khawatir, ada pemandunya goanya jadi tidak perlu
takut.
3.
kolam renang corah.
4.
Benteng tua tulungrejo.
3. Wisata faforit:
SLG / Simpang 5 Gumul. lokasinya berada
di simpang 5 Kediri. Wisata ini adalah ikon dari Kab.Kediri yang pastinya
menjadi tujuan utama ketika berkunjung ke Kediri. Dari struktur bangunannya SLG
adalah bangunan berbentuk gerbang yang
mirip seperti di Perancis. Kalo mau foto atau selfi disini mendingan berangkat
pagi atau siang. Tapi kalo ingin foto terlihat romantis dan berwarna malam juga
bagus didukung dengan adanya lampu-lampu hias yang indah. Apalagi sekarang
dengan dibangunnya taman baru benama taman hijau membuat wisata SLG lebih
lengkap rasanya. Di taman tersebut kita tidak akan bosan untuk foto bersama maupun
selfi. Karena kita bisa dengan menemukan spot-spot yang indah dimana-mana. Dan
tidak ketinggalan yang ingin berburu kuliner bisa menyusuri jalan di sepanjang
pasar tugu. Yang lengkap menjajakan makanan serta souvenir khas Kediri
tentunya.
History Of The Kampoeng Inggris
Agustus 27, 2017
SEJARAH KAMPOENG INGGRIS
Kampung Inggris, Mungkin yang kita fikirkan jika mendengar kata ini adalah
suatu desa yang berarsitektur seperti negara Inggris atau mungkin suatu desa
yang berkependudukan orang Inggris dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris
di kehidupan sehari-hari.
Kampung Inggris bukanlah desa yang seperti itu, kampung
Inggris merupakan julukan dari kota Pare, kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kampung
ini sama dengan kampung lainya di Indonesia, hanya saja yang menjadikannya
berbeda dengan kampung – kampung lainya yaitu terdapat ratusan lembaga kursusan
bahasa Inggris dan menjadi pusat pembelajaran bahasa Inggris terbesar di
Indonesia. Lokasi Kampung Inggris tidak jauh dengan SMK BHAKTI MULIA PARE,
lebih tepatnya disebelah utara SMK BHAKTI MULIA PARE.
Penduduk kampung Inggris merupakan warga lokal asli yang
berasal dari kota pare, jadi bukan bule ataupun warga Inggris yang tinggal di
daerah kampung Inggris. Kampung Inggris sangatlah ramai, hal ini dimanfaatkan
oleh hampir semua penduduk asli kampung Inggris untuk menjadikan rumah mereka
sebagai kos- kosan ataupun untuk membuka warung makanan yang menghasilkan
pendapatan cukup besar.
Banyak hal yang menjadikan Kampung Inggris unik. Kita
akan mengenal banyak orang yang berasal dari daerah lain yang datang ke Kampung
Inggris untuk kursus bahasa Inggris, mendengarkan komunikasi mereka yang
menggunakan bahasa Inggris dimana- mana, jalanan yang dipenuhi sepeda ontel dan
masih banyak lagi.
Lalu, bagaimanakah
sejarah dari kampung Inggris ? lembaga kursus yang pertama kali berdiri adalah
BEC ( Basic English Course ) yang didirikan oleh Kalend Osen atau lebih akrab
dipanggil Mr.Kalend pada tahun 1977. Mr.Kalen adalah pria kelahiran 4 Februari
1945 yang tampak sederhana namun bersahaja.
Pada Tahun 1967, Mr.Kalend merupakan santri yang berasal
dari Kutai Kartanegara, Jawa Timur. Pada saat kelas lima, beliau terpaksa
meninggalkan bangku sekolah karena tidak sanggup lagi menanggung biaya
pendidikan. Bahkan keinginannya untuk pulang ke kampung halamanya gagal karena
kurangnya biaya.
Dalam
situasi sulit seperti itu, seorang temannya memberitahu adanya seorang Ustaz bernama KH. Ahmad Yasid di kecamatan
Pare yang mampu menguasai delapan bahasa asing. Lalu, Mr.Kalend berniat untuk
berguru dengan Ustaz tersebut dengan harapan dapat menguasai satu ataupun dua
bahasa asing darinya. Beliau kemudian mulai tinggal dan belajar di Pesantren
Darul Falah yang berada di desa Singgahan milik Ustaz Yasid.
Suatu hari, datang dua orang mahasiswa dari
IAIN Sunan Ampel Surabaya ( UIN Sunan Ampel Surabaya ). Kedua mahasiswa ini
berniat untuk belajar bahasa Inggris kepada Ustaz Yasid untuk menghadapi Ujian
yang sebentar lagi diadakan di kampus mereka. Namun Ustaz Yasid sedang pergi ke
Majalengka. Kedua mahasiswa tersebut bertemu dengan Mr.Kalend saat beliau menyapu,
Akhirnya Mr.Kalend lah yang membimbing kedua mahasiswa tersebut. Setelah
sebulan kemudian, kedua mahasiswa tersebut lulus ujian.
Pada awalnya beliau mendirikan kursus bahasa
Inggris kecil – kecilan dengan fasilitas yang sangat sederhana yang diperuntukkan
untuk anak – anak desa yang kurang menguasai bahasa Inggris yang hanya
berlokasi di teras masjid. Selanjutnya di rumah – rumah yang membolehkan untuk
beliau ajar. Dan pada akhirnya mampu membagun gedung sendiri.
Perjuangan Mr.Kalend sangat konsisten dan
pantang untuk menyerah hingga mengantarkan BEC ( Basic English Course ) menjadi
sangat terkenal dan dapat mengajarkan bahasa Inggris ke murid yang berdatangan
se Nusantara.
Dari sinilah mulai berkembang beberapa
lembaga kursus baru untuk memenuhi permintaan kursus yang semakin meningkat,
kursusan baru tersebut didirikan oleh murid lulusan BEC ( Basic English Course
) hingga menjadi ratusan lembaga kursusan yang terdapat di kampung tersebut.
Perjuangan yang sangat keras dan perjalanan
yang sangat lama tersebut kini membuat hasil yang sangat besar, yakni dapat
membuat kampung Inggris terkenal hingga ke luar negeri.
Demikianlah informasi dari kami untuk JB –
ITC 2017. Semoga dari informasi ini dapat memotivasi kita untuk berjuang keras
agar menghasilkan hal besar yang bermanfaat untuk semua orang banyak.
Latar Belakang
Agustus 24, 2017
Disini kami akan
menceritakan latar belakang dari pembuatan blog kami. Alasan utama kami karena
mengikuti BLOG COMPETITION yang diselenggarakan oleh UNIVERSITAS NEGERI MALANG agar kami
dapat membanggakan orang tua, terlebih lagi membanggakan sekolah kami yakni SMK
BHAKTI MULIA PARE
Selain itu banyak Pengalaman yang bisa kami dapatkan dalam mengikuti acara blog competition ini. Salah satunya kami dapat menerapkan penggunaan kode
HTML yang telah kami pelajari, serta mengasah kemampuan kami dalam mengarang artikel dan belajar untuk saling
bekerja sama sebagai tim.
Pada dasarnya blog
adalah media yang paling mudah di akses semua kalangan untuk mencari informasi
dan menambah pengetahuan. Dengan ikutnya
kami dalam partiipasi penulisan blog, kami berharap dapat memudahkan
semua kalangan untuk mendapat informasi, wawasan, serta motivasi yang lebih dari berbagai
macam laman artikel yang terdapat dalam blog kami. Terlebih lagi untuk para
pelajar yang ingin mencari materi untuk tambahan belajar.
Selain itu motivasi kami untuk belajar blog serta membuat artikel,
karena kami ingin belajar berbisnis lewat blog untuk
menghasilkan tambahan uang untuk biaya sekolah kami. Bisa lewat berbagai macam
perlombaan yang dimuat di blog, maupun dari berbagi laman artikel yang kami
unggah dengan menambahkan berbagai macam iklan didalamnya. Tujuannya supaya
sedikit membantu meringankan orang tua kami dalam pembiayaan akomodasi sekolah.
Karena sangat mudah, dan murah, kami juga bisa melakukannya diwaktu-waktu
senggang jadi tidak akan menganggu proses pembelajaran kami disekolah.
Selain membuat
berbagai laman artikel dalam blog, banyak lagi yang bisa dimanfaatkan dari
dalam blog oleh sebagian orang. Seperti halnya dengan cara menambahkan iklan kepada blog maupun memposting usaha
serta mempromosikan usaha yang sedang dijalani. Dengan cara tersebut yang bisa dikatan mudah dan
menyenangkan kita bisa mengasilkan pundi-pundi rupiah.
Awal kami belajar
blog tidaklah mudah karena kami masih
baru , dan juga belum menguasai prosedur dalam membuat
blog. Lalu kami
bekerja sama dalam satu tim dengan cara membuat blog secara mandiri yang
dibimbing langsung secara berkala oleh Guru Produktif kami di sekolah. Tentunya kami tidak hanya mengandalkan
materi dari guru saja, akan tetapi kami juga mencari tambahan informasi melalui internet dan juga
bertanya kepada kakak kelas kami tentang bagaimana prosedur pembuatan blog.
2.
LAMA AKTIF BLOG
Selama perlombaan JB- ITC 2017 berlangsung sampai selesai.

























