Animated Cool Shiny Blue Pointer

Karya Sekolah

KARYA SEKOLAH

SMK BHAKTI MULIA PARE


 











 















 



 



 






ANAK RPL


 


                                                       ANAK RPL BHAKTI MULIA


KAMI ANAK RPL DARI BHAKTI MULIA MENGUCAPKAN SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI DI SMK BHAKTI MULIA PARE .
SEMOGA ANDA BERNIAT UNTUK DAFTAR DI SMK KAMI

editor Gatut Wijayanto

GATUT WIJAYANTO

Nama saya GATUT WIJAYANTO. Saya tinggal di Ds. Tulungrejo. Kec. Pare. Saya sekarang kelas XI - RPL dan sekolah saya di SMK BHAKTI MULIA PARE

FACEBOOK    = Gatut Wijayanto 
INSTAGRAM = gatut_wijayanto47




Upaya Pengolahan Sampah Di Sekolah



Artikel Karya Ilmiah Bertema Sosial

UPAYA PENGOLAHAN SAMPAH DI SEKOLAH

 


Di sekolah umumnya peserta didik cenderung kurang perhatian terhadap lingkungan di sekitarnya, Salah satunya terhadap sampah. Seperti yang kita tahu ada saja peserta didik yang masih sering membuang sampah sembarangan. Sehingga menyebabkan lingkungan sekolah menjadi kotor akibat sampah. Oleh karena itu perlu adanya perubahan dalam upaya pemberdayaan sampah. Sehingga di harapkan masa depan, sekolah selalu bersih, dan tertib dalam mengolah sampah dengan baik.
Ada beberapa faktor yang membuat peserta didik membuang sampah sembarangan di sekolah. Yang pertama karena, minimnya ketersediaan tempat/tong sampah di sekolah. Yang akhirnya membuat siswa menjadi malas untuk berjalan terlalu jauh untuk mencari tempat sampah. Akhirnya siswa pun membuang sampah seenaknya.
Yang kedua karena, tempat sampah yang berbabau tidak sedap, dan tidak sehat. Akhirnya membuat siswa enggan untuk membuang sampah karena mereka merasa jijik dengan kondisi tempat sampah buruk karena tidak di kelola dengan baik.
Yang ketiga karena, kurangnya pemahaman serta kesadaran dari peserta didik tentang budaya membuang sampah di tempatnya. Tentang apa manfaatnya, serta apa dampaknya jika selalu membuang sapah sembarangan, dll. Jadi perlu di berikan edukasi tentang penggelolaan sampah dengan baik.
Sebenarnya jika di teliti sampah tidak hanya sebagai limbah semata. Akan tetapi jika kita bisa mengolahnya dengan baik, sampah bisa sangat berguna bagi kehidupan manusia. Di sekolah sendiri perlu di buatkan konsep perubahan dalam tata kelola sampah, penempatan tempat sampah di sekolah, serta kebersihan tempat sampah agar terhidar dari penyakit dan abu yang tidak sedap.
Hal yang harus dilakukan adalah? Pertama,  membagi tempat sampah menjadi dua tempat. Yang pertama tempat sampah yang khusus untuk sampah organik. Yaitu sampah yang mudah membusuk atau tidak bisa di daur ulang kembali sehingga perlu penangan khusus untuk memusnahkannya. Tetapi tidak semua sampah organik harus di musnahkan. Contohnya, kotoran hewan, limbah sayuran, sisa makanan, dll. Limbah tersebut pun bisa kita manfaatkan untuk pupuk organik, yang dapat membantu menyuburkan tanaman atau bunga. Dengan cara menimbun limbah organik tersebut di dalam tanah sampai membusuk, lalu dari hasil pembusukan itulah yang dinamakan pupuk organik.
Sedangkan satu tempat sampah lagi digunakan untuk menampung sampah non organik. Yaitu sampah yang bisa di daur ulang dan dapat digunakan kembali setelah melalui tahapan- tahapan daur ulang. Contohnya, kaleng, botol plastik, kantong kresek, bungkus makanan baik dari plastik maupun kertas, serta kertas sisa yang tidak terpakai. Agar selanjutnya bisa dikumpulkan untuk di daur ulang untuk digunakan kembali. 
 Yang kedua adalah, membentuk organisasi khusus sampah di sekolah. Tugasnya yaitu mengorganisi sampah di setiap kelas agar selalu tertib dalam membuang serta memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Lalu setiap minggunya diadakan pengumpulan sampah non organik di setiap kelas ke ruang organisasi sampah, yang selanjutnya dilakukan penimbangan berat sampah yang sudah di kumpulkan. Nantinya hasil dari pengumpulan sampah non organik tersebut, akan di tukar dengan uang yang telah di sepakati sesuai dengan berat per- kilogramnya. Dengan diadakannya sistem organisasi sampah ini di harapakan bisa membantu kelas dalam pengolahan limbah sampah, selain itu dari uang yang dihasilkan bisa bermanfaat bagi keuangan setiap kelas.
Setelah sampah non organik terkumpul setiap minggunya, maka semua petugas dan anggota dari organisasi sampah harus berkerja sama untuk menyertorkan ke pengepul rongsokan. untuk dilakukan penimbangan keseluruhan dan nantinya sampah non organik tersebut akan ditukar dengan uang. Selanjutnya uang dari hasil penjualan tersebut, bisa di gunakan untuk membeli sampah dari setiap kelas yang telah menyetorkan sampah ke organisasi. Dan sisanya bisa membantu keuangan organisasi sampah untuk membeli berbagai fasilitas yang di butuhkan, tentunya untu menunjang organisasi sampah di sekolah menjadi semakin maju. 

Hang Out Place In The Kampoeng Inggris



WISATA MENARIK DI SEKITAR KAMPUNG INGGRIS

Bermula dari kebiasaan murid-murid yang mengikuti kursus bahasa Inggris di Pare. Setiap hari Sabtu dan Minggu itu seperti wajib hukumya untuk berjalan-jalan. Maklum meraka rata-rata memang bukan asli orang pare. Sehingga pada saat mereka ada waktu libur kursus mereka memanfaatkanya untuk berkeliling. Selain untuk istirahat sejenak dari rutinitas kursus. Pastinya juga sebagai sarana mencari tempat wisata baik wisata kuliner, taman, area bermain, dll. Biasanya mereka pergi secara rombongan bisa dari kost2an atau dari tempat kursus. Banyak banget tempat wisata di sekitar Pare yang sebagian besar cuma ditempuh dengan 1x naik bis atau naik kereta2an/odong-odong bahkan dengan sepeda ontel. Kalo yang mau rental mobil+sopir juga bisa, di Pare banyak rental sepeda ontel, mobil dan motor.

1.Taman / tempat bermain sekaligus nongkrong:
1.       GP (Garuda Park) disini tempat andalan anak-anak muda Pare buat selfi maupun nogkrong terutama pada malam minggu. Biasanya ramai kumpulan berbagai macam geng motor sesuai dengan clubnya masing-masing. Untuk kumpul bersama atau sekedar ngopi. Lokasinya persis berada di perempatan dekat RSUD pare dan juga SMAN 2 PARE.
2.       Alun-alun kota Pare juga bisa buat wisata. Apalagi bagi yang suka hobi kuline, pastiya kalo malam tidak akan melewatkan berburu kuliner disini, banyak banget penjual makanan, jajan, warung lesehan, bahkan cafe. Lokasinya berada di sepanjang jalan di sebelah kiri kantor pos pare. 
3.       Taman Kilisuci selain dekat dengan masjid An-Nur pare, kita bisa sekalian bersantai sambil bermain di taman ini setelah sholat di masjid. Selain sejuk, dan nyaman, taman kilisuci juga terdapat arena bermain untuk anak-anak. Tidak perlu khawatir taman kilisuci juga menyedikan tempat khusus untuk berburu kuliner. Lokasinya berada di kawasan masjid An-Nur dekat  dengan SMK BHAKTI MULIA PARE.

2. Pemandian atau alam:
1.       Kolam renang AL-Fiil. Lokasinya berada di pertigaan arah ke lapangan Chanda Birawa . selain berenag bisa juga untuk fitness.
2.       Goa, Candi, dan Kolam Renang Surowono. Yang paling terkenal itu goanya. Goanya sempit, cuman cukup 1 badan, jadi maaf banget buat yang badannya overweight tidak bisa masuk. Dan dari atas goa keluar airnya. Terkadang kita sampai harus jongkok, saking sempitnya goa bahkan airnya bisa sampe leher kita. Jangan khawatir, ada pemandunya goanya jadi tidak perlu takut.
3.       kolam renang corah.
4.       Benteng tua tulungrejo. 

3. Wisata faforit:
SLG / Simpang 5 Gumul. lokasinya berada di simpang 5 Kediri. Wisata ini adalah ikon dari Kab.Kediri yang pastinya menjadi tujuan utama ketika berkunjung ke Kediri. Dari struktur bangunannya SLG adalah  bangunan berbentuk gerbang yang mirip seperti di Perancis. Kalo mau foto atau selfi disini mendingan berangkat pagi atau siang. Tapi kalo ingin foto terlihat romantis dan berwarna malam juga bagus didukung dengan adanya lampu-lampu hias yang indah. Apalagi sekarang dengan dibangunnya taman baru benama taman hijau membuat wisata SLG lebih lengkap rasanya. Di taman tersebut kita tidak akan bosan untuk foto bersama maupun selfi. Karena kita bisa dengan menemukan spot-spot yang indah dimana-mana. Dan tidak ketinggalan yang ingin berburu kuliner bisa menyusuri jalan di sepanjang pasar tugu. Yang lengkap menjajakan makanan serta souvenir khas Kediri tentunya.


History Of The Kampoeng Inggris



 SEJARAH KAMPOENG INGGRIS




Kampung Inggris, Mungkin yang kita fikirkan jika mendengar kata ini adalah suatu desa yang berarsitektur seperti negara Inggris atau mungkin suatu desa yang berkependudukan orang Inggris dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris di kehidupan sehari-hari.

Kampung Inggris bukanlah desa yang seperti itu, kampung Inggris merupakan julukan dari kota Pare, kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kampung ini sama dengan kampung lainya di Indonesia, hanya saja yang menjadikannya berbeda dengan kampung – kampung lainya yaitu terdapat ratusan lembaga kursusan bahasa Inggris dan menjadi pusat pembelajaran bahasa Inggris terbesar di Indonesia. Lokasi Kampung Inggris tidak jauh dengan SMK BHAKTI MULIA PARE, lebih tepatnya disebelah utara SMK BHAKTI MULIA PARE.

Penduduk kampung Inggris merupakan warga lokal asli yang berasal dari kota pare, jadi bukan bule ataupun warga Inggris yang tinggal di daerah kampung Inggris. Kampung Inggris sangatlah ramai, hal ini dimanfaatkan oleh hampir semua penduduk asli kampung Inggris untuk menjadikan rumah mereka sebagai kos- kosan ataupun untuk membuka warung makanan yang menghasilkan pendapatan cukup besar.

Banyak hal yang menjadikan Kampung Inggris unik. Kita akan mengenal banyak orang yang berasal dari daerah lain yang datang ke Kampung Inggris untuk kursus bahasa Inggris, mendengarkan komunikasi mereka yang menggunakan bahasa Inggris dimana- mana, jalanan yang dipenuhi sepeda ontel dan masih banyak lagi.

Lalu,  bagaimanakah sejarah dari kampung Inggris ? lembaga kursus yang pertama kali berdiri adalah BEC ( Basic English Course ) yang didirikan oleh Kalend Osen atau lebih akrab dipanggil Mr.Kalend pada tahun 1977. Mr.Kalen adalah pria kelahiran 4 Februari 1945 yang tampak sederhana namun bersahaja.

Pada Tahun 1967, Mr.Kalend merupakan santri yang berasal dari Kutai Kartanegara, Jawa Timur. Pada saat kelas lima, beliau terpaksa meninggalkan bangku sekolah karena tidak sanggup lagi menanggung biaya pendidikan. Bahkan keinginannya untuk pulang ke kampung halamanya gagal karena kurangnya biaya.

 Dalam situasi sulit seperti itu, seorang temannya memberitahu adanya seorang  Ustaz bernama KH. Ahmad Yasid di kecamatan Pare yang mampu menguasai delapan bahasa asing. Lalu, Mr.Kalend berniat untuk berguru dengan Ustaz tersebut dengan harapan dapat menguasai satu ataupun dua bahasa asing darinya. Beliau kemudian mulai tinggal dan belajar di Pesantren Darul Falah yang berada di desa Singgahan milik Ustaz Yasid.

Suatu hari, datang dua orang mahasiswa dari IAIN Sunan Ampel Surabaya ( UIN Sunan Ampel Surabaya ). Kedua mahasiswa ini berniat untuk belajar bahasa Inggris kepada Ustaz Yasid untuk menghadapi Ujian yang sebentar lagi diadakan di kampus mereka. Namun Ustaz Yasid sedang pergi ke Majalengka. Kedua mahasiswa tersebut bertemu dengan Mr.Kalend saat beliau menyapu, Akhirnya Mr.Kalend lah yang membimbing kedua mahasiswa tersebut. Setelah sebulan kemudian, kedua mahasiswa tersebut lulus ujian.

Pada awalnya beliau mendirikan kursus bahasa Inggris kecil – kecilan dengan fasilitas yang sangat sederhana yang diperuntukkan untuk anak – anak desa yang kurang menguasai bahasa Inggris yang hanya berlokasi di teras masjid. Selanjutnya di rumah – rumah yang membolehkan untuk beliau ajar. Dan pada akhirnya mampu membagun gedung sendiri.

Perjuangan Mr.Kalend sangat konsisten dan pantang untuk menyerah hingga mengantarkan BEC ( Basic English Course ) menjadi sangat terkenal dan dapat mengajarkan bahasa Inggris ke murid yang berdatangan se Nusantara.

Dari sinilah mulai berkembang beberapa lembaga kursus baru untuk memenuhi permintaan kursus yang semakin meningkat, kursusan baru tersebut didirikan oleh murid lulusan BEC ( Basic English Course ) hingga menjadi ratusan lembaga kursusan yang terdapat di kampung tersebut.

Perjuangan yang sangat keras dan perjalanan yang sangat lama tersebut kini membuat hasil yang sangat besar, yakni dapat membuat kampung Inggris terkenal hingga ke luar negeri.

Demikianlah informasi dari kami untuk JB – ITC 2017. Semoga dari informasi ini dapat memotivasi kita untuk berjuang keras agar menghasilkan hal besar yang bermanfaat untuk semua orang banyak.

Latar Belakang





1.      LATAR BELAKANG
Disini kami akan menceritakan latar belakang dari pembuatan blog kami. Alasan utama kami karena mengikuti BLOG COMPETITION yang diselenggarakan oleh UNIVERSITAS NEGERI MALANG agar kami dapat membanggakan orang tua, terlebih lagi membanggakan sekolah kami yakni SMK BHAKTI MULIA PARE
Selain itu banyak Pengalaman yang bisa  kami dapatkan dalam mengikuti  acara blog competition ini.  Salah satunya kami dapat menerapkan penggunaan kode HTML yang telah kami pelajari, serta mengasah kemampuan kami dalam mengarang artikel dan belajar untuk saling bekerja sama sebagai tim.
Pada dasarnya blog adalah media yang paling mudah di akses semua kalangan untuk mencari informasi dan menambah pengetahuan. Dengan ikutnya kami dalam partiipasi penulisan blog,  kami berharap dapat memudahkan semua kalangan untuk mendapat informasi, wawasan, serta motivasi yang lebih dari berbagai macam laman artikel yang terdapat dalam blog kami. Terlebih lagi untuk para pelajar yang ingin mencari materi untuk tambahan belajar.
Selain itu motivasi kami untuk belajar blog serta membuat artikel, karena kami ingin belajar berbisnis lewat blog untuk menghasilkan tambahan uang untuk biaya sekolah kami. Bisa lewat berbagai macam perlombaan yang dimuat di blog, maupun dari berbagi laman artikel yang kami unggah dengan menambahkan berbagai macam iklan didalamnya. Tujuannya supaya sedikit membantu meringankan orang tua kami dalam pembiayaan akomodasi sekolah. Karena sangat mudah, dan murah, kami juga bisa melakukannya diwaktu-waktu senggang jadi tidak akan menganggu proses pembelajaran kami disekolah.
Selain membuat berbagai laman artikel dalam blog, banyak lagi yang bisa dimanfaatkan dari dalam blog oleh sebagian orang. Seperti halnya dengan cara menambahkan iklan kepada blog maupun memposting usaha serta mempromosikan usaha yang sedang dijalani. Dengan cara tersebut yang bisa dikatan mudah dan menyenangkan kita bisa mengasilkan pundi-pundi rupiah.
Awal kami belajar blog tidaklah mudah karena kami masih baru , dan juga belum menguasai prosedur dalam membuat blog. Lalu kami bekerja sama dalam satu tim dengan cara membuat blog secara mandiri yang dibimbing langsung secara berkala oleh Guru Produktif kami di sekolah. Tentunya kami tidak hanya mengandalkan materi dari guru saja, akan tetapi kami juga mencari tambahan informasi melalui internet dan juga bertanya kepada kakak kelas kami tentang bagaimana prosedur pembuatan blog. 
2.      LAMA AKTIF BLOG
Selama perlombaan JB- ITC 2017 berlangsung sampai selesai.